Senin, 06 April 2020

Tanda Tangan Pengarang


Tanda Tangan Pengarang

"Buku terbaru serial Kelinci Cerdik mau terbit! Kita bisa beli bukunya tengah malam, lalu mendapatkan tanda tangan pengarangnya," kata Kutu Buku. Anak-anak tertarik. Mereka pengemar berat serial Kelinci Cerdik.

"Tidak boleh! Acaranya tengah malam. Kalian besok harus sekolah," kata Bapak. Anak-anak kecewa. "Beli saja bukunya besok siang," hibur Emak. Pulang sekolah, anak-anak mampir ke toko buku.

"Wah, Kak Tulis Labuku tidak ada. Kalian tidak bisa mendapatkan tanda tangannya," kata penjaga toko. Anak-anak terpaksa membeli serial Kelinci Cerdik tanpa tanda tangan pengarang favorit mereka.

"Padahal, aku juga ingin berfoto dengan Kak Tulis Labuku," kata Coreng. "Iya, pasti seru kalau kita punya buku yang ada foto dan tanda tangan pengarangnya," sahut Kutu Buku.

Aha, Bobo mendapat ide. "Kita bikin buku sendiri!" Anak-anak langsung sibuk. Hmm, gaya Kutu Buku serius sekali. Dia berpikir keras sambil membuka-buka kamus. Coreng juga asyik dengan pensil warnanya.

"Bukuku sudah selesai!" seru Bobo. "Aku juga! Lihat, bagus, kan?" kata Upik. Coreng malah menambahkan gambar-gambar yang indah di dalam bukunya. "Tato Ajaib, pengarang Kutu Buku!" pamer Kutu Buku.

"Ayo kita berfoto!" teriak Coreng. "Upik, kamu bergaya yang cantik, ya!" Klik! Klik! Mereka bergantian saling memotret. Foto-foto mereka yang keren itu mereka cetak di komputer. "Jangan lupa ditandatangani, ya!" pesan Bobo.

"Cihuy! Sekarang, kita semua punya buku yang ditandatangani oleh pengarangnya!" seru Upik. "Kita bisa terkenal seperti Kak Tulis Labuku!" sahut Kutu Buku sambil tertawa. ( Vero )
.
.
.
Temukan artikel menarik lainnya di sini
Ikuti akun instagram penulis
Kunjungi juga channel youtube penulis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hamster Hilang

Hamster Hilang Upik sedang bermain-main dengan hamsternya. Dia mengeluarkan hamster itu dari kandangnya. "Upiiik!" tiba-tiba Emak ...